Kepedihan Hati
Gw lagi mengalami hal yang menyakitkan. Ceritanya gini. Kmaren kan gw ngajar selama 18 hari. Dalam sistem pembayarannya gw dibayar dengan paket. Pokoknya gw dibayar sejumlah uang. Tapi ternyata dalam proses jadwalnya ada yang salah. Ini sebenarnya urusan kampus itu dengan manajemen gw. Tapi gw diharuskan bertanggungjawab juga.
Memang tidak ada orang yang mau rugi. Intinya gw harus mengajar lagi selama 38 jam tanpa dibayar sepeserpun. Sakit hati gw. Tapi gw harus bersabar. Allah tidak tidur. Gw mohon keadilan. Gw mohon kesabaran. Dan gw mohon ketentraman dihati gw.
Gw dah dewasa. Gw harus bisa mengatasi hal ini sendiri. Seperti gw berprinsip bahwa takkan ada lagi cerita minta uang sama orang tua terutama sejak bokap pensiun. Dan hal yang membuat gw bete hari ini adalah ini warnet yang lemot banget. Gw cuma download lampiran 3 mega aja dari tadi blom kelar. Kayaknya ga bakal sempet nich. Tapi gw mau sekalian jalan. Tapi susah jg klo kaya gini. Tinggal 5 menit lagi. Dah dulu ya…
